This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

konflik antar suku dan cara mengatasinya

Bagaimana menurut anda tentang cara mengatasi konflik yang muncul akhir-akhir ini di daerah luar jawa?
Jawaban :
saya akan mengambil contoh konflik yang pernah terjadi di Indonesia pada tahun 2001 yang tepatnya berada di daerah Kalimantan tengah yaitu  konflik yang terjadi di daerah sampit dan  Madura .
Seperti yang kita ketahui bahwa konflik di sampit adalah salah satu dampak negative dari keberagaman budaya yang terdapat di Indonesia. alasan yang saya ketahui saat ini adalah karena konflik sara. Tentu perbedaan budaya yang mendasari konflik di daerah sampit dan Madura. Tapi  Seharusnya keberagaman dan perbedaan Indonesia harus di jaga agar dengan adanya perbedaan dalam kebudayaan membuat Indonesia semakin kaya dan  sesuai dengan semboyan Negara Indonesia yaitu bhineka tunggal ika (berbeda tetapi satu tujuan). Selain karena factor perbedaan budaya, Factor lain yang yang menyebabkan konflik di sampit adalah sengketa lahan antara suku dayak dan suku Madura. Suku dayak yang merasa sebagai kelompok minoritas yang tanahnya di ambil dan di kuasai oleh suku Madura.
Menurut saya dengan kedua factor tersebut saya dapat mencari jalan keluar sebagai berikut:
1.      Memberikan Toleransi yang tinggi terhadap kebudayaan yang berbeda dengan  kebudayaan kita
2.      Menghargai suku,agama,dan ras yang berbeda
3.      Jika permasalahnnya karena miss communication bisa dengan mengadakan mediasi antar kepala suku atau kepala daerah yang ada di daerah sampit
4.      Pemerintah harus lebih telaten dalam mengurusi masalah-masalah yang ada di sudut-sudut Negara, jangan hanya terpaku pada ibu kota saja
5.      Pemerintah harus lebih peka dan adil dalam pembuatan peraturan-peraturan agar tidak ada yang merasa di anak tirikan dan merasa tidak di perdulikan oleh pemerintah.
6.      Perbaikan pada manajemen konflik agar mampu mengurangi konflik yang terjadi antara kelompok minoritas dengan minoritas maupun antara kelompok minoritas dengan mayoritas. Misalnya di adakan manajemen konflik pada suku dayak dan suku Madura yang merupakan kelompok mayoritas, sehingga suku dayak tidak merasa di diskriminasikan.
7.      Diadakannya pendidikan multikultural sebagai pengembangan pola positif masyarakat pada masyarakat sampit dan Madura
8.      Mengenali dan mencintai budaya lain dengan pengenalan budaya seperti misalnya suku Madura di pertunjukan tari-tarian suku dayak agar kedua suku tersebut bisa memiliki simpati satu sama lain.



Sumber
http://www.anneahira.com/perang-sampit.htm di akses pada tanggal 22 oktober 2012
http://www.anneahira.com/perang-antar-suku.htm di akses pada tanggal 22 oktober 2012


0 komentar:

Poskan Komentar